KERAHIMAN ILAHI PDF

Novena Kerahiman ILAHI IX – MISA KUDUS di Chapel St. Theresa. Public. · Hosted by Keluarga Katolik Indonesia Houston. Interested. Check out my latest presentation built on , where anyone can create & share professional presentations, websites and photo albums in minutes. See 1 photo from 7 visitors to Gereja Kerahiman Ilahi.

Author: Gubar Sagis
Country: Lithuania
Language: English (Spanish)
Genre: Personal Growth
Published (Last): 27 April 2011
Pages: 470
PDF File Size: 20.38 Mb
ePub File Size: 6.83 Mb
ISBN: 656-2-13446-671-3
Downloads: 75366
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Mezizragore

Memang, hanya Tuhanlah yang setiap detik mengikuti perkembangan hidup setiap manusia. Hal ini tidak mungkin dilakukan manusia mana pun, biarpun cintanya tidak usah diragukan. Dokter yang terbaik tahu bahwa pasiennya sakit dan menderita, tetapi ia tidak t Inilah sebabnya, yang paling beruntung ialah manusia yang setiap saat, dalam keadaan apa pun juga belajar mengandalkan Tuhan. Siapa saja yang mampu mengatakan dengan penuh iman, Yesus, Engkau andalanku! Faustina yang sangat menderita, menjelaskan bahwa ia harus hadapi tiga jenis siksaan, yaitu: Semuanya itu menimpanya serentak.

Bisakah Anda membayangkan dahsyatnya siksaan itu? Untuk menangkap isinya yang luar biasa, cermartilah doa ini. Faustina berdoa supaya biarpun ia tampaknya hancur-hancuran, Allah tidak meragukannya. O Kristus, biarlah sukacita, hormat, dan kemuliaan menjadi milik-Mu, dan penderitaan menjadi milikku. Aku tidak akan ketinggalan satu langkah pun di belakang karena aku mengikuti Engkau, meskipun duri-duri melukai kakiku.

Hanya jiwa yang mulia dapat mengucapkan doa yang begitu tulus pada saat semuanya yang ada pada dirinya seolah-olah rusak, tak berfungsi semestinya.

Jiwanya tidak tenang, badannya begitu lemah sehingga ia merasa tanpa daya, pikirannya penuh dengan bayangan-bayangan kehancuran. Faustina berbicara tentang tugasnya yang tidak dapat dilaksanakannya dengan baik. Ia melihat di sebelah kiri dan kanannya suster-suster lain yang tanpa kesulitan bekerja secara fisik dan tidak merasa tersiksa oleh apa pun.

Situasi ini tentu tidak meringankan penderitaan Faustina.

Kerahiman Ilahi – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Namun, syukurlah, ia tahu buat apa dia hidup! Ia tahu bahwa yang terpenting baginya bukan hasil kerjanya, melainkan sesuatu yang tidak bisa diketahui siapa pun selain oleh Yesus Kristus. Dalam keadaan nyaman dan tidak nyaman. Aku tidak berani mengangkat mataku ke langit. Penderitaanku yang berkepanjangan akan memberi mereka terang serta kekuatan untuk menerima kehendak-Ku.

Kerahiman Ilahi

Pembaca Buku Harian Faustina bisa saja bingung menghadapi kepribadian, hidup, dan perjuangan rohaninya.

Sebab dari satu pihak ia begitu sering berbicara tentang kepapann Apa saja kekurangan atau bahkan kemalangan Faustina sehingga ia sering menyebutnya?

Faustina tidak membuat daftarnya. Tetapi ia sangat sadar bahwa ia bukan orang penting, terpelajar, tidak semurni ia berharap, tidak seagung seperti diharapkan Tuhan, namun diperlakukan sebagai putri kesayangan-Nya Hanya orang yang jujur terhadap dirinya, meyakini dirinya sebagai insan yang papa. Sambil memikirkan kemalangannya itu, Faustina ketakutan. Berkat pertolongan istimewa Tuhan, ia mampu menuangkan isi panci besar tanpa menumpahkan kentangnya.

Sehabis kejadian itu ia tetap sadar bahwa dari dirinya sendiri ia tidak bisa melakukan apa-apa.

  JEDENASTE PRZYKAZANIE PDF

Kejadian ajaib itu ia justru pandang sebagai tanda bahwa Allah selalu bersama dengannya dan bahwa ilxhi apa pun bernilai tinggi, asal dilakukan bersama dengan Tuhan. Kejadian dengan panci itu diterima oleh Faustina sebagai pelajaran berharga: Kontemplasi yang sebenarnya, tidak ilshi oleh aktivitas rutin.

Faustina sadar bahwa secara fisik ia memang lemah sehingga tidak bisa melakukan pekerjaan berat. Tetapi apakah karena itu ia berhenti taat kepada Mudernya?

Inilah tandanya bahwa dengan lajunya waktu, Faustina bisa menemukan keseimbangan: Kesiapannya untuk taat dimanfaatkan oleh pimpinannya dengan baik. Di ilhai saja dibutuhkan seorang suster untuk bekerja serius, pimpinan mengutus Faustina. Akhirnya ia pandai masak, merawat suster sakit, menjaga kebun, menolong di fabrik roti, dan sebagainya.

Di mana saja Faustina berada, ia bersahabat dengan para suster dan sekaligus tidak pernah lupa berelasi khusus dengan Kristus yang disalibkan.

Novena Kerahiman ILAHI IX – MISA KUDUS di Chapel St. Theresa

Tetapi, di mana Faustina menemukan kekuatan yang paling besar? Dalam sikapnya mengandalkan kerahiman Tuhan. Semuanya yang dihadapi manusia di bumi ini tidak sebanding dengan kasih penuh kerahiman Tuhan.

Kerahiman-Nya tak mengenal batas. Kerahiman-Nya tidak peduli akan kelemahan dan kemalangan manusia. Mereka seperti burung rajawali yang terbang tinggi dengan kekuatan sayapnya.

Mereka berlari dan tidak menjadi lelah, mereka berjalan dan tidak menjadi lesu. Aku mengeluh kepada Allah mengenai kerapuhan tubuhku. Sebab Faustina tidak biasa menangani panci-panci yang sangat besar. Kelemahan ini Faustina laporkan kepada Muder. Tetapi, Muder yakin bahwa dengan berjalannya waktu, Faustina akan menjadi biasa dengan pekerjaan yang berat itu. Karena nyata-nyata lemah secara fisik, Faustina menghindar apabila tiba saatnya menuangkan air dari panci berisi kentang itu.

Alih-alih mempertanyakan alasannya Faustina tidak mau menolong, para suster justru heran. Ia merasa bahwa biarpun lemah secara fisik, ia harus berdoa supaya kekuatannya ditambah langsung oleh Tuhan sendiri.

Sebab sesuai dengan pesan Muder, ia mau tetap mencoba sampai ia jadi biasa dengan panci besar dan berat itu. Dan, yang kiranya terpenting, Faustina langsung yakin bahwa Tuhan akan mengabulkan doanya.

Sebab pada petang hari yang sama, ia bergegas menjadi orang pertama yang pegang panci lalu menuangkan airnya tanpa menumpahkan kentangnya.

Ketika Faustina mengangkat tutup panci itu untuk membiarkan uap air kentang-kentang itu keluar, ia melihat dalam panci itu bukan kentang melainkan suatu rangkaian bunga mawar merah, indah tak terlukiskan.

Sejak itu Faustina tidak mengalami masalah dengan panci yang berat itu. Ia selalu berusaha menjadi kerhiman pertama yang menolong dalam setiap tugas lain yang berat.

Apa yang terpenting dalam kisah ini? Keyakinan Faustina bahwa Tuhan pasti akan menolongnya sambil mengabulkan doanya. Juga oerahiman bahwa pekerjaan fisik pun sangat berkenan di hati Allah. Sungguh salahlah orang yang memandang pekerjaan kerahimaj sebagai tugas orang yang tergolong kelompok kuli saja! Spiritualitas adalah pengalaman manusia secara umum dari suatu pengertian akan makna, tujuan dan moralitas.

  JUKIO MISIMA PDF

Agama memang tak pernah bisa dilepaskan dari kerohanian spiritualitas. Agama tanpa spiritualitas bukanlah agama, hanya simbol-simbol tanpa makna.

Spiritualitas yang berpusat pada sengsara Yesus untuk menyelamatkan dunia. Jadi bagi semua devosan Kerahiman Ilahi, sengsara Yesus bukan saja harus direnungkan terus menerus tetapi juga harus mau ikut turut merasakannya. Bagi devosan Kerahiman Ilahi: Dalam setiap tarikan dan hembusan nafas Bahkan jika tantangan kehidupan datang, dimana kita harus memikul salib yang berat, Jaman now, dimana orang lebih senang mencari kesenangan dan kebahagiaan, kesuksesan dan kemakmuran Sudahkah aku merenungkan dan merasakan penderitaan-Nya setiap hari?

Apabila aku memperhatikan segala sesuatu dengan mata iman, tidak ada dua jam pun yang persis sama, dan ciri samar dan monoton itu pun menghilang. Rahmat yang diberikan kepadaku pada jam ini tidak akan terulang pada jam berikutnya. Bisa saja rahmat itu diberikan lagi kepadaku, tetapi kiranya itu bukan rahmat yang sama. Waktu terus berjalan, tidak pernah kembali Sebab aku tahu dengan sangat baik, betapa besarnya kerugian yang harus kutanggung selama aku tidak memiliki bapak pengakuan.

Begitu mudah orang tersesat apabila tidak memiliki seorang pembimbing!

Faithful Resources for all Christian: Doa Kerahiman Ilahi (Jam 3 Petang) – Indonesian

Setelah mengalami penglihatan yang dikisahkannya dalam bukun Bukan karena ia diberi kesempatan untuk melihat Allah Bapa yang memberkati bumi karena menatap Yesus yang disalibkan, melainkan karena Allah memberi kepadanya bapak pengakuan pribadi. Ia juga pimpinan Penerbitan Kerasulan Doa. Sebelum Faustina mengikrarkan kaul kekal, ia minta kepada Pater Andrasz supaya beliau membebaskan dia dari semua inspirasi batin yang ia alami, khususnya dari kewajiban melukis Gambar Tuhan Maharahim.

Tetapi, Pater Andrasz sama sekali tidak berminat mengabulkan permohonan Faustina itu. Kalau tidak, Suster akan sesat biarpun diberi banyak rahmat ilahi. Kata-kata ini membuat Faustina gelisah sekali.

Janganlah mempercayakan hal-hal yang sedemikian besar kepadaku karena Engkau tahu bahwa aku ini hanyalah sebutir debu. Mengingat pengalaman pahit yang penuh kebingungan dan ketakutan, Faustina mulai berdoa minta pembimbing tetap.

Namun, ia tetap sangat prihatin dengan semua orang yang diberi rahmat istimewa, namun tidak tahu bagaimana mereka seharusnya menghadapi rahmat itu. Faustina tidak mau jiwa-jiwa, hanya karena tidak memiliki pembimbing rohani, mengalami rugi besar. Inilah katanya sendiri dalam buku hariannya. Rugi terbesar ialah sesat di jalan menuju Tuhan. Artinya apa yang kupikirkan, kuusahakan, kupraktikkan, sudah tepat. Di antara bumi dan sinar cemerlang ini, aku melihat Yesus, terpaku pada salib sedemikian rupa sehingga kalau Allah ingin memandang bumi, Iilahi harus memandangnya kegahiman luka-luka Yesus.

Dan aku mengerti bahwa demi Yesuslah Allah memberkati bumi. Novena ini hendaknya terdiri atas pendarasan Litani Orang Kudus. Mintalah izin kepada bapak pengakuanmu.

Author: admin